Minggu, 22 April 2018



Aku tak bisa berkata-kata , saat itu aku hanya bisa meneteskan air mata. Aku pun bergegas  meninggal kan mereka , tapi kak pramana mengejarku , sambil berkata “ sar dengerin dulu penjelasan kakak , ini nggak seperti yang kamu pikirkan .. kakak bisa jelasin semuanya”. “ udah kak nggak ada yang perlu dijelasin lagi, semuanya udah jelas” sahutku dengan nada kecewa , tanpa berkata apapun aku langsung meninggalkan mereka.
Keesokan harinya di kelas aku melihat yanti sedang duduk sendiri, aku hanya menaruh tasku dan bergegas meninggalkan bangku , tetapi yanti mencegatku.  Karena aku merasa tidak tega melihat yanti merasa bersalah maka aku  berusaha mendengarkan penjelasannya. “ Sar aku mau jelasin sesuatu, ini masalah kak pramana. Sebenernya kak pramana dan aku memang dari dulu sudah ada hubungan , bahkan jauh sebelum  kak pram pacaran sama kamu”. Aku hanya bisa terdiam mendengar perkataan Yanti. “ Aku emang nggak mau ngerusak hubungan kamu sama kak pram tapi ayahku dan ayahnya kak pram bersi keras menjodohkanku dengan kak pram. Awalnya aku menolak , tetapi karena perusahaan ayahku sedang mengalami masalah terpaksa ayahku harus meminta bantuan ke perusahaan yang lain dan itu adalah perusahaan kak pramana dengan menjodohkan kami berdua”. Sambung yanti. “  Kok kamu nggak bilang dari dulu? Sekarang aku udah terlanjur suka sama dia, terus sekarang apa yang harus aku lakuin yan??” aku menangis  dan yanti langsung memeluku.
Pada saat itu aku berusaha mengikuti pelajaran seperti biasa , seolah-olah tidak terjadi apa-apa. Setelah bel pulang berbunyi aku pun bergegas pulang. Di sepanjang jalan aku memikirkan  hubungan yanti dengan kak pramana . Tiba-tiba kak pramana datang menghampiriku sambil berkata “ sar kakak minta maaf ya, seharusnya kakak bilang ke kamu lebih awal soal perjodohan  ini .. kakak Cuma bisa minta maaf sar. “ Iya kak nggak apa-apa ini juga bukan salah kakak, jadi kakak nggak perlu merasa bersalah . Aku udah maafin kakak sama yanti, dan aku ingin hubungan kita sampai disini aja” , kataku pada kak pramana. “ tapi sar , kakak masih suka sama kamu”, kata kak pramana padaku. “ Maaf kak, aku nggak bisa ngelanjutin semua ini, buat apa juga lanjut kalo akhirnya juga bakalan kandas ditengah jalan dan akhirnya semua pengorbanan kita bakalan sia-sia?. Bukan aku aja yang sakit, tapi kakak sama yanti juga bakalan sakit, jadi lebih baik kita akhiri aja sampai disini” aku pun pergi meninggalkan kak pramana .
Dan akhirnya  sampai disini perjalanan cintaku dengan kak pramana , meskipun awalnya indah tetapi akhirnya juga menyakitkan. Tetapi disini aku belajar tegar dan cinta yang awalnya indah belum tentu akan berakhir dengan kebahagiaan .

                                                                                                “END”

Terimakasih untuk kalian yang sudah membaca!!! ^-^



Terdengar  bunyi nafasnya yang terengah-engah. Dia Langsung masuk kedalam kerumunan dan segera menarik tanganku.  “ Kalian ada masalah kalo gue pacaran sama sari?? Emang kalian siapanya gue?, berani banget ikut campur sama urusan orang lain!, eh Dewi ,..udah jelas-jelas ya gue bilang kalo ellu nggak usah deketin gue lagi ! gue udah muak ya sama kelakuan ellu sama gue!”Kata kak pramana pada geng ciwi-ciwi.  “ Maaf  Pram tapi aku  nggak terima cewek kayak Si Sari bisa pacaran sama kamu, nggak selevel banget tau!!  Liat aja dari cara berpakaiannya  udah cupu, alay  lagi.. Barang-barang yang dipake juga nggak ada yang branded.Miris banget tau nggak! Pokoknya kita nggak terima! Nggak selevel bangett” Kata kak Dewi  sambil menunjuk kearahku.  Sambil mendekati Kak Dewi , Dia (Kak Pramana) berkata “ Gue nggak peduli, yang penting gue Suka sama Sari, mau dia lu bilang alaylah , cupulah .. Tapi bagi gue dia yang paling Special diantara semua cewek. Nggak selevel lu bilang?? Emang setinggi apa level lu sampe lu brani bandingin level orang?? Sebelum nghujat orang lebih baik lu ngaca dulu deh wi!, Nggak punya kaca? Perlu gue beliin kaca lagi? Oh iya orang kaya lu , berapakalipun ngaca nggak akan sadar-sadar .. So Lu tau kan siapa yang harusnya dihujat sekarang? “.
Kak Dewi hanya bisa diam dan menangis mendengar perkataan menyakitkan dari kak Pramana.  Untuk meredam kemarahan kak pramana aku langsung menarik tangannya dan mengajaknya menjauh dari kerumunan. “ Kak, makasi ya udah belain aku.. Tapi tetep aja kakak nggak boleh bilang gitu ke kak Dewi, dia pasti lagi sedih banget sekarang. Jugaan emang bener kok yang dibilang sama kak Dewi tadi , soal aku tadi  jadi kakak nggak perlu marah kayak gitu sama kak Dewi” Kataku . “ Kamu nyuruh kakak diem aja gitu? Ngeliat kamu dihina-hina sama orang yang nggak berpendidikan kayak gitu??, Kakak nggak suka  ya kalo kamu  dihina kayak tadi!, pokoknya kakak nggak terima!! Kamu masih aja bela si Dewi  kamu harusnya ngerti dong perasaan kakak sekarang!”Sahut kak pramana dengan nada yang keras padaku.  “ Iya deh kak aku ngerti, aku minta maaf kak” sahutku dengan lembut.
Beberapa hari setelah kejadian itu ujian Nasional pun telah tiba,para kakak kelas sibuk untuk mempersiapkan ujian. Begitu juga dengan kak pramana , sampai-sampai  aku jarang dikabari. Aku memang mengerti dengan keadaannya saat ini, mungkin dia memang sedang sibuk  belajar hingga tidak sempat  memberi kabar.  Ujian Nasional pun telah berlangsung , tetapi kak pramana tetap saja tidak memberi ku kabar. Aku merasa ada  yang  aneh, aku tanyai teman-temannya  tetapi  tak ada satu pun dari mereka yang memberi jawaban jelas.
Beberapa hari kemudian , tepatnya hari minggu  aku berniat membeli buku . Setelah selesai membantu ibu , aku pun bergegas pergi ke toko buku dan membeli beberapa buku mata pelajaran yang aku suka. Saat aku tengah berjalan di keramaian , tanpa sengaja aku menoleh ke arah toko es krim disebrang jalan.Aku melihat Yanti, awalnya aku melihat  Yanti sendiri  akupun langsung bergegas menghampirinya. “hai yan , kamu lagi apa disini? Kok sendiri?” tanyaku pada Yanti. “ eemmm.. ini sar aku lagi beli es krim” sahut yanti dengan muka yang gelagapan .  “sayang ini es krimnya “ terdengar suara yang begitu taka sing ditelingaku. Dengan pelan aku menoleh ke arah suara tersebut.Alangkah terkejutnya aku ternyata itu adalah kak pramana.  “ Hah sayang??  Maksud kakak apa ?? “ . Mereka pun terdiam.
Tunggu kelanjutannya  di artikel selanjutnya ya!!!

 


 langsung lanjut ya!!

Aku pun sangat terkejut dibuatnya, karena kak pramana bersimpuh dihadapanku sambil menyodorkan seikat mawar merah dan berkata “ Sar , kakak sebenernya udah lama banget suka sama kamu, menurut kakak kamu tu beda banget sama cewek-cewek yang pernah kakak temuin, udah lama banget kakak merhatiin kamu .. pertama mulai dari sibuk merhatiin kamu sampai lama-kelamaan kakak bingung kok bisa bahagia banget dengan hanya ngeliat kamu aja dan kalo kakak nggak ngeliat kamu sehari aja rasanya tu sakit banget. Kakak ternyata sadar bahwa kakak  tu suka sama kamu, sayang sama kamu, dan bener-bener pengen kamu selalu ada buat kakak , kakak takut banget kehilangan kamu”. Aku sampai tak bisa berkata-kata, aku hanya bisa menangis terharu mendengar semua yang dikatakan kak pramana tadi, karena saking bahagianya aku langsung menjawab “ Ya” pada kak pramana. Dia pun langsung memelukku dengan erat dan berkata “ Terimakasih sar, semoga kamu jadi yang terbaik dalam hidup kakak , kakak sayang sama kamu dan kakak mau kamu selamanya ada di sisi kakak , I love You so Much”. Setelah itu kami bergegas pulang ke rumah.
Sesampainya aku di rumah , aku langsung  mandi setelah mandi aku berbaring sejenak entah apa yang terlintas di pikiranku . Sambil memeluk boneka pemberiannya , aku memikirkan hal yang terjadi di parkir sekolah. Pipiku memerah jika mengingat segala tentang dirinya. Tiba-tiba handphone  ku berbunyi , kak Pramana menelefonku , aku pun segera menerima tlfonnya “ Sar lagi apa?? Udah makan malem ?? “ Tanya kak pramana . “ Ini kak aku mau belajar, udah makan kok.. Kakak udah makan kan?? Udah belajar??” tanyaku. “ Kakak udah makan, mau Mabar sama temen dulu hehehe jadinya nggak belajar” sahut kak pramana . “ Oh iya deh kak, jangan  lama-lama mabarnya ya.. jangan begadang juga” kataku . “ Iya Sar makasi, kakak main dulu yang sayang , jangan sampe begadang”Kata kak pramana padaku . “ Oke kak “ jawabku . Aku pun belajar .
Keesokan harinya pagi-pagi sekali  sesampainya di sekolah, saat aku hendak masuk ke kelas tiba-tiba banyak orang menatapku sinis , aku bingung kenapa mereka seperti itu entah kesalahan apa lagi yang telah aku lakukan , kebetulan saat itu Yanti datang padaku. “ Yan aku bingung, kok semua orang  seperti memperhatikanku ?? Apa ada yang aneh dengan penampilanku??” , tanyaku pada yanti. “ hmm gini nih sar, aku mau nanya sesuatu.. tapi kmau janji ya harus jujur!” Kata yanti meyakinkanku. “iya yanti” sahutku. “Tadi pagi di grup angkatan kakak kelas , geng ciwi-ciwi meng-upload foto dan ternyata di foto itu ada kak pramana lagi ngasih bunga ke kamu.. Kamu  ditembak sama kak pramana??” Tanya Yanti pelan kepadaku.” Mmmm… Jujur aja ya, aku emang di tembak sama kak pramana, aku juga udah jadian kemarin” sahutku sambil tersipu malu.
 Bel pun berbunyi, aku bergegas masuk ke dalam kelas dan mengikuti pelajaran  .Sudah tiba saat nya istirahat, aku pun  menuju kantin  . Saat aku duduk di  kantin tiba-tiba  geng ciwi-ciwi  mendatangiku.” Eh beneran kamu pacarnya kak pramana?? Cewek model kayak kamu mimpi jadi pacarnya dia??? Hello mikir dong pake otak!!! Cuman modal Genit doing lu bisa deketin pramana??? Nggak mungkin!!! “  kata kak Dewi padaku dengan nada yang keras, sampai-sampai seisi kantin menoleh ke arahku. “ Eh ellu pake pellet apa buat deketin pramana??? Kasi tau gue dong, ntar gue mau melet juga “ Kata kak Mita padaku.
Aku hanya bisa menunduk dan  menangis mendengar semua perkataan buruk yang mereka lontarkan padaku. Semua orang  hanya diam sambil menatapku  dengan sinis , seolah ini adalah tontonan menarik yang tak ingin mereka lewatkan dan mungkin memang mereka tunggu-tunggu . Aku mendengar banyak ocehan dari  mulut-mulut penggosip mulai memenuhi seisi kantin. Tak lama setelah itu dengan samar-samar kulihat kak pramana sedang berlari menuju ke arahku. Bisa kulihat  Ekspresi  Marah, Sedih , dan Khawatir yang kulihat diwajah mungilnya.

Tunggu kelanjutannya di Artikel  selanjutnya ya!!!

Jumat, 09 Maret 2018



Mimin lanjutin cerita yang minggu kemarin ya!! Langsung aja kuyy

Dia (kak Pramana) mengantarku sampai di depan kelas, seketika semua anak baik laki-laki maupun perempuan menatapku sinis , entah apa yang mereka pikirkan aku menjadi merasa tidak nyaman . Aku mendengar ada seorang anak perempuan berbisik pada temannya  mengatakan “Kok bisa sih  cewek kayak gitu jalan berdampingan sama pramana?? Dari tampangnya aja udah ewhh banget nggak selevel  banget sama pramana” kata anak itu  pada temannya. Aku tidak menghiraukan apa yang mereka katakan, setelah itu aku bergegas  masuk ke kelas  sambil berkata “ Kak aku masuk dulu ya” ujarku dengan kaku pada kak pramana. “ Iya ,  nanti  habis bel pulang kakak tunggu di depan sekolah, focus belajar ya jangan focus mikirin kakak ntar wkwk”  kata kak pramana padaku , aku pun tersipu malu mendengarnya.
Memang benar katanya tadi, aku sampai tak focus belajar karena memikirkannya, seolah- olah  dunia hanya dipenuhi olehnya. Tak terasa bel pulang pun berbunyi, benar saja kak pramana ternyata menungguku di depan sekolah . Aku pun menyapanya ,”udah lama nunggunya?, aku jadi nggak enak nih kak” Kataku .”Ah nggak apa-apa kok slow aja, lagian kakak yang minta nungguin kamu tadi , oh iya abis ini ada kemana? Mau nggak jalan-jalan sama kakak??“ tawar  kak pramana kepadaku.  “ mm.. aku juga lagi free sekarang, ayuk ne.. hehe” jawabku. Kami pun langsung bergegas menuju ke salah satu tempat nongkrong yang ada di dekat sekolah. Menurutku sih tempat ini tuh nggak cukup  kalo dibilang tempat tongkrongan , soalnya sumpahhh mewah banget ..harga menunya juga sampe 3 digit aku sampe heran dibuatnya. Karena aku merasa uangku tidak cukup jadi aku hanya memesan air putih saja. Kak pramana pun heran melihat tingkahku .
Dia bertanya padaku “ Sar kok kamu pesen air putih aja?? Nggak makan??” .” mm … nggak kak aku nggak laper , lagian juga udah makan tadi” Kak pramana pun terdiam mendengar   kata-kataku tadi. Dikeheningan tersebut tiba-tiba  perutku berbunyi “krrrkkkkkk krrrkkkkk krrkkkkk” menandakan perutku sedang kosong. Kak pramana pun tertawa , aku jadi malu dibuatnya. Tiba-tiba kak pramana memanggil pelayan, dia memesan makanan .
Saat makanan dihidangkan aku terkejut melihat banyaknya makanan yang disajikan di depanku, kak pramana pun menatapku dan dia berkata “ makan aja sar , nggak apa-apa kok kakak yang bayar, lagian kamu juga kayaknya laper banget”. Dengan perasaan malu dan agak sedikit JAIM (Jaga Image) aku pun menghabiskan makanan tersebut.
Karena hari sudah mulai gelap  dan jam sudah menunjukkan pukul 6 , aku  dan kak pramana pun bergegas menginggalkan cafĂ© itu. Kak pramana mengantarku sampai di parkiran sekolah , aku pun turun dari mobilnya dan bergegas mengambil motorku.  Terdengar suara dari belakang , aku pun menoleh.Tiba-tiba kak pramana berdiri tepat belakangku sambil membawa boneka dan seikat bunga mawar merah,sambil berkata…
Tunggu lanjutan ceritanya di artikel selanjutnya ya..^_^

Minggu, 04 Maret 2018



Di blog kali ini admin mau sedikit berbagi cerita tentang kisah cinta dari temen mimin , yang kisahnya  emang menarik banget buat dikenal banyak orang, karena kisahnya ini menyentuh banget.
Cinta yang Sia-sia


Hallo temen-temen namaku  Sari entah  mengapa orang tuaku memberi nama seperti itu padahal   dijaman sekarang  masih banyak nama yang lebih bagus menurutku tapi aku terima itu karena menurutku nama adalah pemberkatan dari orang tua, sekarang aku masih duduk di bangku SMA tepatnya  kelas 2  . Bapakku bekerja sebagai seorang petani dan Ibuku hanya seorang ibu rumah tangga yang penghasilannya hanya mengandalkan  jerih payah bapakku. Dan aku merupakan anak tunggal dari kedua orang tuaku. Masuk SMA saja aku sudah sangat bersyukur , meskipun  entah bisa atau tidaknya aku melanjutkan kuliah , tetapi aku masih tetap semangat belajar sampai setiap tahunnya setidaknya aku selalu ada di urutan 1 dari 36 orang yang ada dikelas.
Disini Kisahku bermula. Ketika aku mengenal  seorang laki-laki yang sangat –sangat special bagiku. Dia memang tidak begitu tampan , tidak pintar juga , tetapi aku sangat menyukainya. Di lain sisi  dia mempunyai satu kelebihan yang mungkin jarang orang lain miliki , yaitu dia seorang anak dari pengusaha kaya.Awal  pertemuan kami  memang sangat tidak menyenangkan. Aku bertemu dengannya di  halaman sekolah. Pada saat itu aku ingin pergi ke kantin, tiba-tiba tanpa sengaja ada orang yang berlari dari arah belakang lalu menabrakku hingga aku terjatuh. Awalnya aku sangat kesal , karena dia pergi begitu saja menginggalkanku .Waktu itu lututku terluka, dan salah satu temanku yang bernama  yanti  melihatku tergeletak di halaman , lalu ia menolongku dan membawaku ke Uks.
“Kamu kenapa  ?? kok bisa sampe gini lukanya? Tanya yanti
“Aku ditabrak seorang anak laki-laki, kayaknya  sih dia  kakak kelas.. soalnya  wajahnya tidak jelas , dan keliatannya dia sedang terburu-buru”.Sahut ku
Osis yang piket di Uks pun mengobati lukaku.
Bel pun berbunyi,dan  yanti mengantarku pulang.Sesampainya aku di rumah aku disambut oleh senyum manis dari ibuku yang tiba- tiba berubah karena melihat kakiku diperban.
“Kamu kenapa nak?” Tanya Ibu
“ Enggak bu, tadi aku terjatuh karena tersandung batu di sekolah.” Sahutku  pada Ibu karena tidak ingin membuatnya khawatir. Habis itu aku langsung bergegas memasuki kamarku.Sesampai di kamar, aku mengambil handphone untuk di charger tak lama setelah itu ada notif pesan masuk. Aku   penasaran lalu aku buka pesan tersebut , ternyata isi pesannya  merupakan permintaan maaf karena telah menabrakku tadi. Aku bingung, ternyata itu cowok yang menabrakku tadi siang di sekolah dan ternyata namanya Pramana. Entah kenapa aku sangat ingin sekali membalas pesannya, itu kali pertama aku chatting dengan seorang cowok ,kakak kelas pula. Aku sangat grogi dan deg-degan , karena chat kami nyambung dan aku merasa dia juga adalah orang yang ramah dan baik chat kami pun berlanjut .
Keesokan harinya pagi-pagi sekali aku berangkat ke sekolah, seperti biasa dengan ditemani oleh sahabat setiaku yang aku beri nama squpidu( motor scopy yang berwarna coklat tua pemberian bapakku).  Sesampainya aku di sekolah aku langsung memarkir motorku di tempat parkir  yang berdekatan dengan tempat  parkir mobil, tiba-tiba ada mobil sport bermerk Lamborghini berwarna biru dongker yang parkir tepat di sampingku , terlihat dari luar kaca mobil  seorang  anak laki-laki memakai jacket  army bermerk Zara . Lalu dia turun dari mobilnya , dan  aku sangat terkejut ternyata anak laki-laki itu adalah kakak  kelas yang menabrakku kemarin yaitu kak pramana, tak heran jika anak wanita mulai dari kakak kelas sampai adik kelas  semua ingin caper dengannya. Saat dikerumuni banyak anak wanita, ada sekelompok anak wanita yang menghampiri kak Pramana  , kayaknya sih kakak kelas.. dari gayannya mereka semua emang cantik- cantik tetapi raut wajahnya rada belagu gitu sih ya , biasa anak sosialita kata teman-temanku. Sebut saja gengnya Ciwi –ciwi  kata temenku sih anggotanya ada 3 orang ,yaitu Mita,Dewi, dan Resti . Ketuanya Dewi kata temenku , nggak tau juga dan aku juga nggak peduli.
Saat dihampiri salah satu  geng sosialita tadi , tiba –tiba kak pramana langsung menjauh dari kerumunan. Lalu tiba-tiba  dia menghampiriku dan mengajakku  bergegas ke dalam sekolah. Aku sangat terkejut melihat kelakuan kak pramana ini, aku sampai-sampai tak bisa berkata-kata dan aku hanya bisa mengangguk tanpa mengiyakan ajakannya tadi.  Keliatan dari jauh wajah kesal dari wanita-wanita yang mengerumuninya tadi, terutama wajah kak Dewi yang Nampak  ingin membunuhku karena saking kesalnya. 

Mau tau lanjutannya?? Tunggu di artikel berikutnya ya!!!!