Minggu, 04 Maret 2018



Di blog kali ini admin mau sedikit berbagi cerita tentang kisah cinta dari temen mimin , yang kisahnya  emang menarik banget buat dikenal banyak orang, karena kisahnya ini menyentuh banget.
Cinta yang Sia-sia


Hallo temen-temen namaku  Sari entah  mengapa orang tuaku memberi nama seperti itu padahal   dijaman sekarang  masih banyak nama yang lebih bagus menurutku tapi aku terima itu karena menurutku nama adalah pemberkatan dari orang tua, sekarang aku masih duduk di bangku SMA tepatnya  kelas 2  . Bapakku bekerja sebagai seorang petani dan Ibuku hanya seorang ibu rumah tangga yang penghasilannya hanya mengandalkan  jerih payah bapakku. Dan aku merupakan anak tunggal dari kedua orang tuaku. Masuk SMA saja aku sudah sangat bersyukur , meskipun  entah bisa atau tidaknya aku melanjutkan kuliah , tetapi aku masih tetap semangat belajar sampai setiap tahunnya setidaknya aku selalu ada di urutan 1 dari 36 orang yang ada dikelas.
Disini Kisahku bermula. Ketika aku mengenal  seorang laki-laki yang sangat –sangat special bagiku. Dia memang tidak begitu tampan , tidak pintar juga , tetapi aku sangat menyukainya. Di lain sisi  dia mempunyai satu kelebihan yang mungkin jarang orang lain miliki , yaitu dia seorang anak dari pengusaha kaya.Awal  pertemuan kami  memang sangat tidak menyenangkan. Aku bertemu dengannya di  halaman sekolah. Pada saat itu aku ingin pergi ke kantin, tiba-tiba tanpa sengaja ada orang yang berlari dari arah belakang lalu menabrakku hingga aku terjatuh. Awalnya aku sangat kesal , karena dia pergi begitu saja menginggalkanku .Waktu itu lututku terluka, dan salah satu temanku yang bernama  yanti  melihatku tergeletak di halaman , lalu ia menolongku dan membawaku ke Uks.
“Kamu kenapa  ?? kok bisa sampe gini lukanya? Tanya yanti
“Aku ditabrak seorang anak laki-laki, kayaknya  sih dia  kakak kelas.. soalnya  wajahnya tidak jelas , dan keliatannya dia sedang terburu-buru”.Sahut ku
Osis yang piket di Uks pun mengobati lukaku.
Bel pun berbunyi,dan  yanti mengantarku pulang.Sesampainya aku di rumah aku disambut oleh senyum manis dari ibuku yang tiba- tiba berubah karena melihat kakiku diperban.
“Kamu kenapa nak?” Tanya Ibu
“ Enggak bu, tadi aku terjatuh karena tersandung batu di sekolah.” Sahutku  pada Ibu karena tidak ingin membuatnya khawatir. Habis itu aku langsung bergegas memasuki kamarku.Sesampai di kamar, aku mengambil handphone untuk di charger tak lama setelah itu ada notif pesan masuk. Aku   penasaran lalu aku buka pesan tersebut , ternyata isi pesannya  merupakan permintaan maaf karena telah menabrakku tadi. Aku bingung, ternyata itu cowok yang menabrakku tadi siang di sekolah dan ternyata namanya Pramana. Entah kenapa aku sangat ingin sekali membalas pesannya, itu kali pertama aku chatting dengan seorang cowok ,kakak kelas pula. Aku sangat grogi dan deg-degan , karena chat kami nyambung dan aku merasa dia juga adalah orang yang ramah dan baik chat kami pun berlanjut .
Keesokan harinya pagi-pagi sekali aku berangkat ke sekolah, seperti biasa dengan ditemani oleh sahabat setiaku yang aku beri nama squpidu( motor scopy yang berwarna coklat tua pemberian bapakku).  Sesampainya aku di sekolah aku langsung memarkir motorku di tempat parkir  yang berdekatan dengan tempat  parkir mobil, tiba-tiba ada mobil sport bermerk Lamborghini berwarna biru dongker yang parkir tepat di sampingku , terlihat dari luar kaca mobil  seorang  anak laki-laki memakai jacket  army bermerk Zara . Lalu dia turun dari mobilnya , dan  aku sangat terkejut ternyata anak laki-laki itu adalah kakak  kelas yang menabrakku kemarin yaitu kak pramana, tak heran jika anak wanita mulai dari kakak kelas sampai adik kelas  semua ingin caper dengannya. Saat dikerumuni banyak anak wanita, ada sekelompok anak wanita yang menghampiri kak Pramana  , kayaknya sih kakak kelas.. dari gayannya mereka semua emang cantik- cantik tetapi raut wajahnya rada belagu gitu sih ya , biasa anak sosialita kata teman-temanku. Sebut saja gengnya Ciwi –ciwi  kata temenku sih anggotanya ada 3 orang ,yaitu Mita,Dewi, dan Resti . Ketuanya Dewi kata temenku , nggak tau juga dan aku juga nggak peduli.
Saat dihampiri salah satu  geng sosialita tadi , tiba –tiba kak pramana langsung menjauh dari kerumunan. Lalu tiba-tiba  dia menghampiriku dan mengajakku  bergegas ke dalam sekolah. Aku sangat terkejut melihat kelakuan kak pramana ini, aku sampai-sampai tak bisa berkata-kata dan aku hanya bisa mengangguk tanpa mengiyakan ajakannya tadi.  Keliatan dari jauh wajah kesal dari wanita-wanita yang mengerumuninya tadi, terutama wajah kak Dewi yang Nampak  ingin membunuhku karena saking kesalnya. 

Mau tau lanjutannya?? Tunggu di artikel berikutnya ya!!!!

33 komentar:

  1. gasabar nunggu cerita lanjutannya😻

    BalasHapus
  2. Ditunggu cerita lanjutanya😍

    BalasHapus
  3. Ditunggu episode selanjutnya min

    BalasHapus
  4. Nanti lanjutannya buat di Ack ya min,biar dpt wifi

    BalasHapus
  5. Ngenes banget sia-sia cntanya min😂

    BalasHapus