Mimin lanjutin cerita yang minggu kemarin ya!! Langsung aja
kuyy
Dia (kak Pramana) mengantarku sampai di depan kelas,
seketika semua anak baik laki-laki maupun perempuan menatapku sinis , entah apa
yang mereka pikirkan aku menjadi merasa tidak nyaman . Aku mendengar ada
seorang anak perempuan berbisik pada temannya
mengatakan “Kok bisa sih cewek
kayak gitu jalan berdampingan sama pramana?? Dari tampangnya aja udah ewhh
banget nggak selevel banget sama
pramana” kata anak itu pada temannya.
Aku tidak menghiraukan apa yang mereka katakan, setelah itu aku bergegas masuk ke kelas sambil berkata “ Kak aku masuk dulu ya”
ujarku dengan kaku pada kak pramana. “ Iya ,
nanti habis bel pulang kakak
tunggu di depan sekolah, focus belajar ya jangan focus mikirin kakak ntar
wkwk” kata kak pramana padaku , aku pun
tersipu malu mendengarnya.
Memang benar katanya tadi, aku sampai tak focus belajar
karena memikirkannya, seolah- olah dunia
hanya dipenuhi olehnya. Tak terasa bel pulang pun berbunyi, benar saja kak pramana
ternyata menungguku di depan sekolah . Aku pun menyapanya ,”udah lama
nunggunya?, aku jadi nggak enak nih kak” Kataku .”Ah nggak apa-apa kok slow
aja, lagian kakak yang minta nungguin kamu tadi , oh iya abis ini ada kemana?
Mau nggak jalan-jalan sama kakak??“ tawar
kak pramana kepadaku. “ mm.. aku
juga lagi free sekarang, ayuk ne.. hehe” jawabku. Kami pun langsung bergegas
menuju ke salah satu tempat nongkrong yang ada di dekat sekolah. Menurutku sih
tempat ini tuh nggak cukup kalo dibilang
tempat tongkrongan , soalnya sumpahhh mewah banget ..harga menunya juga sampe 3
digit aku sampe heran dibuatnya. Karena aku merasa uangku tidak cukup jadi aku
hanya memesan air putih saja. Kak pramana pun heran melihat tingkahku .
Dia bertanya padaku “ Sar kok kamu pesen air putih aja??
Nggak makan??” .” mm … nggak kak aku nggak laper , lagian juga udah makan tadi”
Kak pramana pun terdiam mendengar
kata-kataku tadi. Dikeheningan tersebut tiba-tiba perutku berbunyi “krrrkkkkkk krrrkkkkk
krrkkkkk” menandakan perutku sedang kosong. Kak pramana pun tertawa , aku jadi
malu dibuatnya. Tiba-tiba kak pramana memanggil pelayan, dia memesan makanan .
Saat makanan dihidangkan aku terkejut melihat banyaknya
makanan yang disajikan di depanku, kak pramana pun menatapku dan dia berkata “
makan aja sar , nggak apa-apa kok kakak yang bayar, lagian kamu juga kayaknya
laper banget”. Dengan perasaan malu dan agak sedikit JAIM (Jaga Image) aku pun
menghabiskan makanan tersebut.
Karena hari sudah mulai gelap dan jam sudah menunjukkan pukul 6 , aku dan kak pramana pun bergegas menginggalkan
café itu. Kak pramana mengantarku sampai di parkiran sekolah , aku pun turun
dari mobilnya dan bergegas mengambil motorku.
Terdengar suara dari belakang , aku pun menoleh.Tiba-tiba kak pramana berdiri
tepat belakangku sambil membawa boneka dan seikat bunga mawar merah,sambil
berkata…
Tunggu lanjutan ceritanya di artikel selanjutnya ya..^_^
Waah😻
BalasHapusWah min 💕
BalasHapusNtap dah min
BalasHapusNtaps min
BalasHapusmantapp
BalasHapusAetttt😍 mantappp
BalasHapusBuatin novel min😍
BalasHapusTerlalu singkat ini min
BalasHapusMantap min
BalasHapusCepet update min 😭
BalasHapusmantapp
BalasHapusMantap min 👍
BalasHapusWiw
BalasHapusDewi 😂
BalasHapusNice kak
BalasHapusMantap kak
BalasHapusUpdate lagi min
BalasHapusMantap
BalasHapusSemangat min😍
BalasHapusMantap
BalasHapusKereen
BalasHapusMimin cocok deh jadi penulis
BalasHapusHmm
BalasHapusMantap min
BalasHapus