Jumat, 09 Maret 2018



Mimin lanjutin cerita yang minggu kemarin ya!! Langsung aja kuyy

Dia (kak Pramana) mengantarku sampai di depan kelas, seketika semua anak baik laki-laki maupun perempuan menatapku sinis , entah apa yang mereka pikirkan aku menjadi merasa tidak nyaman . Aku mendengar ada seorang anak perempuan berbisik pada temannya  mengatakan “Kok bisa sih  cewek kayak gitu jalan berdampingan sama pramana?? Dari tampangnya aja udah ewhh banget nggak selevel  banget sama pramana” kata anak itu  pada temannya. Aku tidak menghiraukan apa yang mereka katakan, setelah itu aku bergegas  masuk ke kelas  sambil berkata “ Kak aku masuk dulu ya” ujarku dengan kaku pada kak pramana. “ Iya ,  nanti  habis bel pulang kakak tunggu di depan sekolah, focus belajar ya jangan focus mikirin kakak ntar wkwk”  kata kak pramana padaku , aku pun tersipu malu mendengarnya.
Memang benar katanya tadi, aku sampai tak focus belajar karena memikirkannya, seolah- olah  dunia hanya dipenuhi olehnya. Tak terasa bel pulang pun berbunyi, benar saja kak pramana ternyata menungguku di depan sekolah . Aku pun menyapanya ,”udah lama nunggunya?, aku jadi nggak enak nih kak” Kataku .”Ah nggak apa-apa kok slow aja, lagian kakak yang minta nungguin kamu tadi , oh iya abis ini ada kemana? Mau nggak jalan-jalan sama kakak??“ tawar  kak pramana kepadaku.  “ mm.. aku juga lagi free sekarang, ayuk ne.. hehe” jawabku. Kami pun langsung bergegas menuju ke salah satu tempat nongkrong yang ada di dekat sekolah. Menurutku sih tempat ini tuh nggak cukup  kalo dibilang tempat tongkrongan , soalnya sumpahhh mewah banget ..harga menunya juga sampe 3 digit aku sampe heran dibuatnya. Karena aku merasa uangku tidak cukup jadi aku hanya memesan air putih saja. Kak pramana pun heran melihat tingkahku .
Dia bertanya padaku “ Sar kok kamu pesen air putih aja?? Nggak makan??” .” mm … nggak kak aku nggak laper , lagian juga udah makan tadi” Kak pramana pun terdiam mendengar   kata-kataku tadi. Dikeheningan tersebut tiba-tiba  perutku berbunyi “krrrkkkkkk krrrkkkkk krrkkkkk” menandakan perutku sedang kosong. Kak pramana pun tertawa , aku jadi malu dibuatnya. Tiba-tiba kak pramana memanggil pelayan, dia memesan makanan .
Saat makanan dihidangkan aku terkejut melihat banyaknya makanan yang disajikan di depanku, kak pramana pun menatapku dan dia berkata “ makan aja sar , nggak apa-apa kok kakak yang bayar, lagian kamu juga kayaknya laper banget”. Dengan perasaan malu dan agak sedikit JAIM (Jaga Image) aku pun menghabiskan makanan tersebut.
Karena hari sudah mulai gelap  dan jam sudah menunjukkan pukul 6 , aku  dan kak pramana pun bergegas menginggalkan café itu. Kak pramana mengantarku sampai di parkiran sekolah , aku pun turun dari mobilnya dan bergegas mengambil motorku.  Terdengar suara dari belakang , aku pun menoleh.Tiba-tiba kak pramana berdiri tepat belakangku sambil membawa boneka dan seikat bunga mawar merah,sambil berkata…
Tunggu lanjutan ceritanya di artikel selanjutnya ya..^_^

24 komentar: